Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP

Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP – SOP adalah dokumen tertulis yang berisi urutan aktivitas yang dijelaskan secara kronologis yang harus dipatuhi oleh bawahan. Tujuan dibuatnya SOP adalah supaya tujuan perusahaan tercapai.

Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP
Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP

Bukan itu saja, SOP juga menjadi instrumen penilaian kinerja pegawai. Dari dokumen ini bisa terlihat, etos kerja bawahan apakah sesuai prosedur dan harapan perusahaan atau sebaliknya.

Tujuan SOP

Tujuan SOP yang umum ialah, kinerja bawahan sesuai aturan sehingga tujuan efisiensi pekerjaan tercapai. Berikut tujuan yang lebih lengkap, yaitu:

  1. Menjaga konsistensi kinerja
  2. Memberikan pedoman atau acuan pekerjaan
  3. Menghindari kesalahan, konflik dalam kerja
  4. Memberi parameter penilaian mutu kerja

Fungsi SOP

Selain memiliki tujuan, SOP juga mempunyai fungsi tertentu. Ini dia fungsi dari dokumen tersebut, yaitu:

  1. Membantu memudahkan pekerjaan
  2. Berfungsi sebagai dasar hukum yang kuat
  3. Memberikan pengetahuan hambatan pegawai
  4. Memberikan arahan agar menjaga kedisiplinan

Manfaat SOP

Sebagai prosedur inti perusahaan, tentu SOP memiliki manfaat yang ingin dicapai. Berikut manfaat yang menjadi dasar SOP mutlak dipatuhi bawahan, yaitu:

  1. Mengurangi kesalahan atau kelalaian pegawai
  2. Dokumen SOP mengandung pedoman kerja pegawai
  3. Membantu meningkatkan akuntabilitas.
  4. Menciptakan standar kerja evaluasi pegawai

Prinsip SOP

SOP dibuat di atas prinsip tertentu. Jika satu saja prinsip tidak terpenuhi, SOP janggal ketika diterbitkan. Ini dia prinsip SOP yang biasa digunakan perusahaan, yaitu:

  1. Konsistensi

Mengingat fungsi SOP adalah sebagai prosedur kerja, tentu prinsip konsistensi harus ada di dalamnya. Jika tidak, bawahan akan melihat SOP sebatas aturan yang tidak mengikat.

  1. Mengikat

SOP menjadi rujukan dan ukuran kinerja pegawai. Di dalamnya terkait juga tentang kedisiplinan. Maka dari itu, prinsip dasar SOP harus mengikat. Sanksi yang ditawarkan juga harus tegas.

  1. Setiap Unsur Memiliki Peran Penting

Semua unsur SOP harus dilaksanakan dengan baik. Karena ini berhubungan dengan output perusahaan. Apa jadinya produk dan jasa yang akan dipasarkan, jika kinerja pegawainya tidak sesuai SOP.

  1. Terdokumentasi

Terdokumentasi di sini berarti tertulis atau diarsipkan dengan baik. Sehingga mudah diperlihatkan jika dibutuhkan.

Itulah penjelasan singkat tentang SOP. Semoga bisa menambah wawasan anda. Terutama terkait tentang persepsi negatif soal prosedur ini.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!