Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Mengkudu

Mengkudu atau dalam bahasa ilmiah bernama Morinda citrifolia ini merupakan jenis tanaman tropis yang berasal dari Indonesia. Tanaman ini dapat digolongkan sebagai tanaman obat karena baik dari buah, daun hingga akarnya dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Tanaman mengkudu dapat tumbuh pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 1500 m.

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Mengkudu
Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Mengkudu

Biasanya tanaman ini sering ditanam pada perkarangan rumah warga ataupun di kebun kopi yang berguna sebagai pelindung.

Baca Juga : Morfologi Tanaman Kemuning

Untuk memperbayak tanaman ini, biasanya dilakukan dengan cara generatif, yaitu dengan menyemai bijinya terlebih dahulu. Tanaman mengkudi dapat tumbuh dengan cepat dan setelah ia berumur 3 hingga 4 tahun, tanaman mengkudu mulai bisa menghasilkan buah.

Klasifikasi Tanaman Mengkudu

  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Asteranae
  • Ordo : Gentianales
  • Family : Rubiaceae
  • Genus : Morinda L.
  • Spesies : Morinda citrifolia L.

Morfologi Tanaman Mengkudu

  1. Morfologi Pohon

Tanaman mengkudu merupakan tanaman yang berupa pohon yang ukurannya tidak begitu besar. Tinggi pohon mengkudu bisa mencapai 4 hingga 6 meter. Batang mengkudu bengkok-bengkok, kasar dan juga dahannya kaku. Akar yang dimiliki tanaman mengkudu adalah akar tunggang yang menancap kuat ke dalam.

Kulit pohon batang mengkudu berwarna cokelat keabu-abuan atau kekuingan. Belahnya dangkal dan anak cabangnya memiliki bentuk segi empat serta tidak berbulu. Kayu pohon mengkudu merupakan kayu yang jenisnya mudah dibelah setelah dikeringkan. Pohon ini biasanya sering digunakan sebagai penopang tanaman lada.

  1. Morfologi Daun

Daun tanaman mengkudu cukup tebal dan mengkilap. Pola letak daunnya berhadap-hadapan. Daun mengkudu merupakan daun tunggal dan ukurannya besar. Bentuk daun mengkudu ini jorong lanset dengan panjangnya sekitar 15 hingga 50 cm dan lebar 5 hingga 17 cm. Pada bagian tepi daun mengkudu terlihat rata serta ujungnya lancip pendek. Pangkal daunnya berukuran pendek yakni sekitar 0.5 hingga 2 cm. Daun mengkudu juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran jika mau karena kandungan nilai gizinya tergolong tinggi serta memiliki banyak vitamin A.

  1. Morfologi Bunga

Bunga pada tanaman mengkudu merupakan bungan majemuk dan hermaprodit. Bunga ini adalah bunga dengan tipe bongkol bulat dan bertangkai. Panjang bunganya mencapai 1 hingga 4 cm. Bunga mengkudu tumbuh di ketiak daun penumpunya yang berhadapan dengan dun normal. Bunga ini memiliki mahkota yang warnanya putih, bentuknya seperti corong dan memiliki panjang sekitar 1.5 cm. Benang sarinya menancap pada mulut mahkota dan kepala putiknya berputing dua.

  1. Morfologi Buah

Daging pada buah mengkudu mengandung banyak air dan memiliki aroma yang tidak sedap. Hal ini dikarenakan adanya pencampuran antara asam kaprat, asam kaproat serta asam kaprilat yang ada di dalam kandungan buahnya. Buah mengkudu adalah buah majemuk yang berwarna hijau. Pada saat matang, warnanya akan berubah menjadi kekuningan. Daging buahnya bertekstur lunak serta warnanya putih. Terdapat bintik atau totol hitam yang cukup banyak pada bagian luar buahnya.

  1. Morfologi Biji

Biji tanaman mengkudu bentuknya bulat pipih dan berwarna kecoklatan. Biji yang letaknya di dalam buahnya ini termasuk ke dalam golongan majemuk karena hampir dari semua isi buah mengkudu merupakan biji. Biji buah mengkudu berwarna hitam dan mempunyai albumen yang keras serta ruang udara yang terlihat jelas.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Sambiloto

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!