Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Unsur, Fungsi Dan Ciri Firma

Pengertian Unsur, Fungsi Dan Ciri Firma  –  Menurut pendapat dari ‘Mollengraff’, yang dimaksud dengan Firma adalah kelompok / sebuah perkumpulan yang sengaja didirikan untuk tujuan mengoperasikan / menjalankan sebuah atau beberapa perusahaan di bawah nama bersama yang memiliki anggota – anggota tak terbatas jumlah dan tanggung jawabnya terhadap ikatan perseroan dengan pihak ketiga.

Pengertian Unsur, Fungsi Dan Ciri Firma
Pengertian Unsur, Fungsi Dan Ciri Firma

Nah untuk memahami lebih lengkap tentang perusahaan dalam bentuk Firma, maka marilah menyimak ulasan singkat dari kami tentang pengertian, unsur, fungsi dan ciri Firma tersebut di bawah ini.

Baca Juga :

Pengertian Firma Lebih Lengkap

Firma / Fa adalah sebuah bentuk persekutuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dimana secara langsung memiliki tugas untuk menjalankan badan usaha dengan cara mengaplikasikan nama – nama bersama dan memiliki tujuan yaitu untuk membagi hasil yang diperoleh di masa depan dari persekutuan tersebut.

Di dalam mendirikan sebuah Firma, wajib memiliki unsur – unsur sebagai berikut yaitu beranggotakan minimal 2 orang atau lebih. Masing – masing anggota memiliki tanggung jawab terhadap kelancaran jalannya usaha dengan menyetor beberapa persen dari kekayaan pribadi yang nantinya akan dicatat dalam sebuah akta pendirian Firma. Firma selanjutnya berfungsi sama dengan bentuk usaha yang lainnya yaitu memudahkan perusahaan dalam memperoleh kredit usaha.

Ciri – Ciri Firma

Sama dengan persekutuan yang lainnya, Firma memiliki ciri yang khusus yaitu tersebut di bawah ini :

1. Memiliki anggota sekutu aktif guna mengelola perusahaan  dimana masing – masing dari mereka wajib bertanggung jawab tak terbatas terhadap segala resiko yang terjadi dan kemungkinan akan terjadi.

2. Keanggotaan menjadi selesai apabila salah satu mengundurkan diri dari menjadi anggota atau meninggal dunia.

3. Anggota Firma wajib saling mengenal dan mempercayai satu dengan yang lainnya sebelumnya dan turut serta membuat sebuah perjanjian dilakukan di depan notaris. Masing – masing anggota harus melakukan dan menjalankan perjanjian tersebut dengan pihak lainnya disertai dengan sebuah tanggungjawab bersama dalam menghadapi resiko kerugian tak terbatas.

4. Apabila kondisi perusahaan dalam keadaan berbahaya alias banyak hutang yang tak mampu dibayar, maka masing – masing pemilik wajib bersama – sama melunasi hutang tersebut meskipun harus menyertakan harta pribadinya. Masing – masing anggota memiliki hak guna memimpin perusahaan agar selamat hingga tujuan.

5. Dilarang untuk memasukkan anggota baru oleh seorang anggota lama tanpa seizin dari anggota yang lainnya. Seperti diketahui bahwa keanggotaan Firma sangat dekat satu dengan yang lainnya dan berlaku seumur hidup.

6. Firma berhak dibubarkan oleh masing – masing anggota.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat semoga bermanfaat.

Baca Juga :

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!