Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Pengertian dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan – Bulan merupakan satelit satu-satunya yang dimiliki oleh bumi dimana keberadaanya selalu mengitari bumi.

Bulan ini juga merupakan sebagai sumber cahaya yang menerangi seisi bumi, namun sebenarnya bulan tidaklah mengeluarkan cahayanya sendiri, melainkan hal tersebut merupakan cahaya matahari yang mengenai bulan sehingga bulan tampak bercahaya di malam hari.

Beberapa waktu ke belakang terjadi suatu fenomena alam yang ramai diperbincangkan dan dapat dilihat serta diamati dengan mata telanjang, yakni Gerhana Bulan.

Sebagian dari kita mungkin memahami apa itu gerhana bulan atau bahkan sudah pernah menyaksikan langsung fenomena yang bisa dikatakan jarang terjadi ini.

Gerhana bulan sendiri dapat diartikan sebagai suatu fenomena alam yang terjadi saat sebagian atau seluruh penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi.

Hal ini dapat terjadi apabila bumi berada diantara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan dikarenakan terhalang oleh bumi baik terhalang sebagian maupun keseluruhan bulan. Proses terjadinya gerhana bulan yaitu:

  1. Dimulai ketika bulan yang bersinar terang tiba-tiba tertutup sedikit demi sedikit oleh bayangan hitam. Bayangan hitam tersebut adalah bayangan dari bumi sendiri. Ada dua macam bayang-bayang yang timbul ketika bumi menutupi bulan, yaitu umbra dan penumbra. Bayang-bayang umbra (inti) adalah daerah gelap dibelakang bulan yang sama sekali tidak terkena cahaya. Sedangkan penumbra adalah daerah gelap disekitar umbra yang masih terkena sedikit cahaya.
  2. Setelah itu lama-kelamaan bulan yang bulat tadi akan tertutup semakin lama semakin banyak hingga bulan hanya terlihat sebagian (gerhana bulan sebagian), dan lama- kelamaan bulan akan tampak menghilang karena tertutup penuh oleh bayangan bumi (gerhana bulan total). Saat inilah kita tidak dapat melihat bulan dan bulan seperti menghilang dikarenakan tertutup oleh bumi.
  3. Setelah bulan tertutup semua dan tampak seperti menghilang, kemudian kita akan menyaksikan bulan kembali muncul dari arah pertama kali bulan itu menghilang. Munculnya bulan ini dimulai dari bentuk bulan tersebut sabit, setelah itu bulan tersebut semakin lama akan semakin kelihatan dan menjadi setengah, dan semakin lama akan semakin utuh sehingga tampak lagi seperti semula.

Proses terjadinya gerhana bulan membutuhkan waktu yang berbeda-beda mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam lamanya.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!