Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Ciri Archaebacteria dan Eubacteria

Pengertian dan Ciri Archaebacteria dan Eubacteria – Salah satu kingdom klasifikasi biologi yang saat ini sudah tidak dipergunakan adalah monera.

Pada monera, filum terbagi menjadi dua yakni Archaebacteria dan Eubacteria. Keduanya sering kali dipelajari sebagai organisme paling tua dan bakteri sejati. Meski demikian keduanya memiliki ciri khas dan juga sistem kehidupan yang berbeda.

Pengertian dan Ciri Archaebacteria dan Eubacteria
Pengertian dan Ciri Archaebacteria dan Eubacteria

Archaebacteria

Pengertian Archaebacteria merupakan prokariota pertama atu yang paling tua ditemukan sebagai organisme di dunia. Organisme ini biasanya ditemukan tinggal pada lingkungan yang ekstrim. Pada beberapa aspeknya, organisme ini memiliki kesamaan dengan bakteri dan juga dengan organisme eukariotik.

Baca Juga :

Meski demikian, organisme ini masih ada hingga saat ini. Biasanya pun ditemukan pada area-area habitat yang tak bisa ditinggali oleh organisme lain.

Jenis Archaebacteria ini terdiri dari tiga jenis. Pertama jenis Thermophiles atau yang dalam bahasa Yunani diartikan dengan panas dan kekasih. Hal ini disebabkan karena organisme jenis ini, biasanya ditemukan pada habitat yang memiliki sumber air panas. Kedua adalah Halophiles, atau yang dalam baahsa Yunani diartikan dengan garam dan kekasih.

Ini dikarenakan organisme jenis ini biasanya tinggal pada habitat yang memiliki kadar garam tinggi. Ketiga adalah Metanogen atau yang biasa ditemukan di rawa-rawa, tempat pengolahan limbah, dan di perut sapi.

Eubacteria

Sementara itu, Eubacteria merupakan prokariota kedua yang biasa disebut dengan bakteri sejati. Bakteri ini banyak berfungsi dalam kehidupan sehari-hari seperti terlibat pada proses dekomposisi dan daur ulang nutrisi, pencernaan sampai dengan penyakit.

Eubacteria merupakan salah satu organisme yang tidak memiliki klorofil atau zat hijau, sehingga bisa berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual. Dinding sel di dalam tubuhnya menyebabkan organisme ini memiliki sifat yang kaku.

Eubacteria disebut juga sebagai organisme kosmopolitan atau dapat menempati habitat manapun. Selain itu, menurut pembentuk dinding selnya dikenali dua jenis yakni bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.  Eubacteria ini terbagi dalam dua jenis yaitu bakteri dan cyanobacteria.

Jenis bakteri yang pertama memiliki banyak peranan dalam kehidupan manusia. Bakteri dapat membantu membuat makanan atau minuman fermentasi, namun juga dapat menyebabkan penyakit seperti bakteri coli.

Sementara yang kedua cyanobacteria, memiliki sifat prokariotik yang tidak memiliki inti sel, nukleus dan membran inti. Organisme ini memiliki klorofil sehingga dapat melakukan proses fotosintesis.

Baca Juga :

Cara berkembangbiaknya dengan pembelahan diri biner, fragmentasi, danakinet dan pembentukan hormogonium. Cyanobacteria ini juga memiliki manfaat karena dapat berperan sebagai pengurai yang dapat menyuburkan tanah.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!