Klasifikasi dan morfologi tanaman rempah pala

Hai, berjumpa lagi di web ini. Di kesempatan kali ini kita akan sedikit sharing kepada kalian seputar klasifikasi dan morfologi tanaman rempah pala.

Sebagai mana dengan rempah-rempah lain yang telah kita ulas sebelumnya, rempah pala ini tidak kalah istimewa untuk melezatkan rasa beberapa jenis makanan. Bahkan menurut beberapa penelitian, rempah ini terbukti cukup efektif membantu manusia dalam mengatasi berbagai macam keluhan penyakit.

Hmm… Apa saja ya kira-kira? Penasaran? Yuk lah kita simak artikel yang telah kami sediakan dibawah.

Tanaman rempah pala adalah suatu jenis tumbuhan yang berupa pohon dan berasal dari daerah tropis khatulistiwa, yang mempunyai sekitar 2000 jenis spesies yang pertumbuhanya menyebar keseluruh daerah tropis. Tanaman pala ini umumnya memiiki semacam mahkota yang merindang, dengan batang tumbuhan mencapai ketinggian 10-18 m. Mahkota tanaman rempah ini memiliki bentuk meruncing ke arah atas, daun yang berwarna hijau sedikit mengkilat dengan panjang daun yang mencapai 5-15 cm, lebar daun 3-7 cm dengan panjang tangkai daunya sekitar 0,7 -1,5 cm.

Klasifikasi dan morfologi tanaman rempah pala ini adalah sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae ( Tergolong Tumbuhan )
  • Subkingdom : Taracheobionta ( Tergolong tumbuhan berpembulu )
  • Super divisi : Spermatophyta ( Tergolong menghasilkan biji )
  • Divisi : Magnoliophyta (Tergolong tumbuhan berbunga )
  • Kelas : Magnoliopsida (Tergolong berkeping dua / dikotil )
  • Sub kelas : Magnoliidae
  • Ordo : Magnoliales
  • Famili : Myristicaceae
  • Genus : Myristica
  • Spesies : Myristica fragrans Houtt

Morfologi tanaman rempah pala

Tanaman rempah pala memiliki buah berbentuk bulat, berwarna kekuning – kuningan, dan saat ia matang atau telah masak akan berubah menjadi dua bagian. Garis tengah yang terdapat pada buah ini berkisar antara 3-9 cm, daging buah pala terbilang cukup tebal dan memiliki rasa asam saat di lidah.

Baca Juga :

Biji pala memiliki bentuk lonjong kebulatan dengan panjang rat-rata berkisar antara 1,5 – 4,5 cm, lebar berkisar 1-2,5 cm. Kulit biji yang berwarna kecoklat-coklatan dan mengkilat di bagian luarnya. Kemel si biji pala memiliki warna keputih – putihan, sedangkan fulinya tanaman rempah ini berwarna merah gelap hingga berwarna putih kekuning – kuningan dan biji memiliki bungkus yang hampir serupa dengan jala.

Info tambahan tanaman rempah pala :

Berdasarkan research yang dilakukan oleh pihak National Science and Technology Authority, yang tertulis di dalam buku Guidebook on the proper us of medicinal planst, Buah rempah pala ini juga mengandung beberapa senyawa kimia yang bermanfaat untuk kesehatan. Kulit serta daging si rempah buah pala ini cukup banyak mengandung zat samak dan minyak atsiri. Sedangkan fuli atau bunga pada tanaman rempah pala diketahui memiliki kandungan minyak atsiri, zat pati dan zat samak. Sedangkan pada biji buah pala juga diketahui memiliki kandungan minyak saponin, miristisin, atsiri, pektin, lemonena, elemisi, enzim lipase, dan asam oleanolat. Hampir semua bagian teruji mengandung bahan senyawa kimia yang cukup bermanfaat bagi kesehatan, diantaraya bisa untuk mengobati masuk angin, gangguan insomnia, memperlancarkan kinerja sistem pencernaan dan meningkatkan tingkat nafsu makan, memudahkan bunag angin, meredakan gangguan rasa mual semisal mau muntah, sakit nyeri haid serta reumatik.

Yap, begitulah. Jadi, bila sewaktu-waktu kalian terserang penyakit sejenis yang diatas, kalian dapat mengobatinya dengan rempah pala. Selain alami, pengobatan dengan bahan baku herbal ini minim resiko loh.

Semoga bermanfaat, See you next post!

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!