Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah – Sebagai negara dengan 70% wilayah merupakan lautan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia.

Salah satu dampak dari panjangnya garis pantai di Indonesia adalah pada jenis-jenis tanaman yang tumbuh di negara itu sendiri. Salah satunya adalah tanaman sejenis palem yang di kenal dengan nama Nipah.

Nipah adalah satu-satunya palem yang dapat hidup di wilayah mangrove. Tanaman yang hampir seluruh bagian tubuhnya dapat di manfaatkan ini umumnya ditemukan di daerah rawa berair payau atapun daerah di sekitar pantai.

Nipah, dalam klasifikasi tanaman nipah yang di buat oleh Robert H. Whittaker pada tahun 1969, tergolong dalam kingdom Plantae. Karena menghasilkan bunga, Nipah dimasukkan ke dalam divisi Magnoliophyta, salah satu bagian dari Kingdom Plantae itu sendiri.

Lebih khusus lagi, Nipah tergolong dalam kelas Liliopsida yang berarti monokotil atau berbiji satu. Di dalam kelas Liliopsida, Nipah dikelompokkan dalam subkelas Arecidae dan memiliki Ordo Arecales.

Ordo Arecales sendiri hanya memiliki satu suku anggota, yakni Arecaceae atau palem-paleman. Sesuai dengan nama spesiesnya yaitu Nypa fruticans, tanaman ini tergolong dalam genus Nypa.

Tabel 1. Klasifikasi Nipah

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Subkelas Arecidae
Ordo Arecales
Famili Arecaceae
Genus Nypa
Spesies Nypa fruticans

Ciri umum tanaman dalam kelas Liliopsida adalah memiliki akar serabut. Akar Nipah dapat tumbuh sampai dengan belasan meter.

Batang Nipah berbentuk rimpang (rhizoma) dan terletak di bawah tanah. Dari rimpang itulah tumbuh daun majemuk yang besar dan panjang.

Anak daun tanaman ini dapat berjumlah hingga 100 lembar dan memiliki ujung yang lancip. Daun nipah muda umumnya berwarna kuning seperti janur kelapa sedangkan yang tua berwarna hijau.

Nipah memiliki buah yang berbentuk bulat seperti telur. Buah ini berwarna merah kecoklatan. Buah ini memiliki ujung yang lancip dan pada bagian dinding buah di bagian tengahnya berserabut.

Buah nipah berkelompok membentuk seperti bola dengan diameter sekitar 30 cm, berjumlah 30 sampai dengan 50 butir buah per tandannya.

Buah nipah pada dasarnya dapat di gunakan sebagai salah satu sumber pangan dan energi, namun tanaman ini kurang terekspos di banding dengan tanaman palem lainnya seperti kelapa.

Di Batu Ampar, Pontianak, buah nipah di manfaatkan sebagai salah satu penghasil gula yang diperoleh dari pengolahan nira. Sedangkan daging dari pelepah yang sudah tua dapat di olah menjadi garam.

DI negeri tetangga, Malaysia, nira dari nipah bahkan dapat di jadikan sebagai bahan baku etanol yang kemudian di gunakan sebagai bahan bakar nabati, alternatif bahan bakar minyak bumi.

Bukan hanya buah, seluruh bagian nipah dapat di manfaatkan. Daunnya untuk membuat atap bale-bale.

Tulang daunnya dapat di manfaatkan untuk membuat kerajinan tangan seperti anyaman tikar dan sapu lidi.

Batang mudanya dapat di gunakan sebagai obat herbal untuk penyakit seperti herpes, sakit perut, diabetes, dan panas dalam. Akarnya pun dapat di jadikan arang dan di gunakan sebagai obat sakit gigi maupun sakit kepala.

Tabel 2. Ciri Umum Nipah Beserta Manfaatnya

Bagian Ciri Umum Manfaat
Daun Majemuk, anak daun berujung lancip dan berjumalah sampai 100 lembar Sebagai atap rumah atau bale-bale, tulang daun untuk membuat kerajinan tangan anyaman, daging pelepah daun tua dapat dijadikan garam alami
Buah Bulat, berwarna merah kecoklatan, berkelompok seperti bola, per tandan dapat mencapai 30 sampai 50 buah Sebagai gula alami, sebagai bahan bakar alternatif
Batang Membentuk rimpang (rhizoma), terletak dalam tanah sehingga tampak seperti tak berbatang Sebagai obat herbal
Akar Serabut, panjangnya dapat mencapai belasan meter Sebagai obat herbal

Baca Juga :

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!