Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi dan morfologi Tanaman Kapulaga

Klasifikasi dan morfologi Tanaman Kapulaga – Kapulaga adalah salah satu jenis tumbuhan herba tahunan  yang menyerupai tanaman jahe – jahean tapi memiliki spesifikasi yang berbeda.

palulaga

Pada umumnya kapulaga terbagi menjadi 2 jenis berdasarkan lokasi penanamannya. Kapulaga biasa hidup di bawah pohon yang rimbun dengan ketinggian sekitar 200 – 1.500 mdpl.

Pada umumnya bagian kaupulaga yang dapat di manfaatkan adalah bagian batang, buah dan rimpang, biasanya dimanfaatkan sebagai obat rematik, obat batuk, penurun panas.

Klasifikasi tanaman kapulaga

Kingdom (Dunia / Kerajaan) Plantae (tumbuhan)
Subkingdom Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
Super divisi Spermatophyta (menghasilkan biji)
Diviso (pembagian) Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
Classis (kelas) Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Subkelas Commelinidae
Ordo (bangsa) Zingiberales
Famili (suku) Zingiberaceae (suku jahe – jahean)
Genus (marga) Amomum
Spesies (jenis) Amomum compactum sol. Ex Maton)

Morfologi tanaman kapulaga

Morfologi adalah penyusun tumbuhan tersebut bisa tumbuh dengan baik dan yang menyusun tanaman kapulaga dapat tumbuh dengan baik adalah akar, biji, buah, daun, bunga dan batang. Berikut ini penjelasan dari masing –masing bagian si kapulaga:

  1. Buah

Pada umumnya tanaman kapulaga mulai berbuah ketika umurnya sekitar 3 tahun. Buah tersebut tumbuh dari batang semu di bagian bawah yang merayap dengan panjang mencapai 1 meter.

Untuk menghindari buah yang kotor, bisanya petani menyelipkan plastik – plastik di bawahnya.

Kapulaga memiliki warna buah kuning kelabu berbentuk seperti telur , memiliki bulu yang diameternya sekitar 1 cm.

Buah kapsul berbentuk bulat agak tertekan memiliki diameter sekitar 1 – 1,5 cm, garis rapat dan memiliki rambut pendek yang halus serta terdapat mahkota sisa perhiasan si bunga.

  1. Biji buah

Kapulaga memiliki biji buah yang mirip dengan kapur barus yang terdapat lipatan – lipatan di bagian luarnya.

Terdapat kulit ari dan juga ada dinding buah dengan biji yang mengeluarkan aroma harum dan berbulu.

Biji yang dimiliki kapulaga banyak berukuran kecil – kecil yang terlindungi dalam salut biji atau arilus yang berwarna putih.

  1. Batang

Kapulaga memiliki batang berbentuk semu dan terpisah dengan diameter sekitar 2,5 cm. Tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai 3 meter, biasanya tumbuh tegak dan berwarna hijau gelap. Batang pada kapulaga termasuk batang basah berpelepah daun yang membalut setiap batangnya.

  1. Daun

Pada umumnya daun yang dimiliki oleh tanaman kapulaga adalah berwarna hijau tua berbentuk tumpang dengan lebar sekitar 3 – 10 cm sedangkan panjangnya sekitar 7 – 50 cm.

  1. Bunga

Kapulaga memiliki bunga yang tersusun dalam tandan muncul dari rimpang – rimpangnya secara langsung. Mereka terpisah dari batang semu dan ada sebagian yang terbenam di dalam tanah.

Tandan yang dimiliki panjangnya sekitar 10 cm, tertutupi oleh sisik rapat, tersusun seperti genting dan kondisinya tidak rontok. Memiliki kelopak berbentuk seperti tabung seperti seludang berukuran 1,3 cm dan terdapat rambut.

Mahkota kapulaga berupa tuba, bertaju -3 dan 8 mm panjangnya berbentuk jorong memita, berwarna putih atau kekuningan .

Labellumnya berbentuk bundar telur dengan lebar sekitar 15 – 18 mm x 10 – 15 mm dan pada pangkalnya menyempit, memiliki rambut halus di bagian dalam, berwarna kuning dengan pita tengah berwarna ungu gelap atau putih kekuningan dengan pita tengah berwarna kuning terapit garis berwarna ungu.

  1. Akar

Jenis akar yang dimiliki oleh tanaman kapulaga adalah akar serabut berwarna putih kotor dengan rimpang bulat panjang, bercabang simpodial memiliki warna putih kekuningan.

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!