Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Hias Melati

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Hias Melati – Tanaman Hias Melati adalah salah satu jenis tanaman hias yang saat ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Aslinya, tanaman ini berasal dari Italia, Eropa, dimana pada tahun 1692 menyebar luas ke negara – negara tetangga hingga Indonesia.

Pada tahun 1923, tanaman ini dibudidayakan dalam skala besar di Inggris dimana karena keindahan dan keharuman yang awet menyebabkan tanaman ini semakin populer di mancanegara. Selanjutnya tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam industri membuat dan mencampur ke dalam bidang – bidang seperti farmasi, kosmetik dan parfum. Juga bermanfaat untuk menciptakan aroma harum pada minuman teh yang dikenal selama ini ada 2 jenis yaitu Teh Melati dan Teh Jasmine.

Tanaman hias Bunga Melati cocok dibudidayakan pada daerah – daerah yang sinar matahari cukup diperoleh atau pada dataran dengan ketinggian mencapi rata – rata 10 s/d 1600 meter dari atas permukaan laut.

Berikut ini kami berikan klasifikasi dan morfologi Melati sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae / Tumbuhan
  • Sub Kingdom : Tracheobionta / Tumbuhan berpembuluh
  • Super Divisi : Spermatophyta / Tumbuhan berbiji
  • Divisi : Magnoliophyta / Tumbuhan berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / Tumbuhan dikotil
  • Sub Kelas : Asteridae
  • Ordo : Scrophulariales
  • Famili : Oleaceae
  • Genus : Jasminum L.
  • Species : Jasminum Sambac (L. ) Aiton

Tanaman Bunga melati termasuk ke dalam kelompok tanaman perdu yang bersifat ‘perennial’ atau tanaman yang mampu tumbuh lebih dari setahun. Dimana tanaman ini mempunyai ketinggian rata – rata 0,3 meter hingga 2 meter merambat di atas permukaan tanah.

Memiliki sistem perakaran adalah berupa akar tunggang yang mempunyai banyak cabang. Cabang akar tumbuh menyebar di dalam tanah hingga permukaan tanah menuju ke segala arah dengan kedalaman mampu mencapai ukuran 40 s/d 80 Cm. Tunas – tunas baru sesekali muncul di sela – sela akar untuk selanjutnya mengikuti proses perkembangan menjadi batang dewasa. Batang Bunga Melati berkayu keras memiliki bentuk bulat atau segi empat, berbuku – buku dan berbulu halus di sekitarnya serta mempunyai percabangan yang banyak sehingga sekilas pandang terlihat seperti merumpun. Batang dewasa berwarna cokelat pekat dan kusam tergantung dari varietas tanaman Bunga Melati itu sendiri.

Daun tanaman Bunga Melati mempunyai tangkai yang pendek dengan helaian daun berbentuk oval dan bulat, masing – masing panjang daun berukuran rata – rata 2,5 s/d 10 Cm dengan lebar kisaran 1,5 s/d 6 Cm. Ujung masing – masing daun berbentuk runcing dengan pangkal daun berbentuk bulat tumpul. Memiliki tepi daun yang merata dan agak bergelombang. Pertulangan daun tanaman memiliki tipe menyirip dan menonjol pada permukaan bagian bawah. Sedangkan permukaan bagian atas seperti berlapis lilin terlihat mengkilap dan berwarna hijau bersih. Pada masing – masing buku tumbuh daun yang saling berhadapan.

Bunga Melati tergolong ke dalam bunga yang bersifat majemuk, mempunyai banyak mahkota yaitu ada 7 berlapis – lapis berbentuk datar, berwarna putih dengan mengeluarkan aroma wangi yang bermanfaat sebagai terapi kesehatan seperti pengobatan sesak nafas, sakit kepala, dan sakit mata. Dalam pengolahan khusus Bunga melati bermanfaat sebagai media untuk menyembuhkan radang usus dan radang ginjal.

Demikian kami mengulas artikel yang berjudul klasifikasi dan morfologi tanaman hias Melati, semoga bermanfaat untuk para pembaca.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!