Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Daun Pegagan

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Daun Pegagan – Dalam Bahasa Ingonesia tanaman ini dikenal dengan nama tanaman daun pegagan atau tingalahula dengan nama latin adalah centella asiatica l.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Daun Pegagan
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Daun Pegagan

Mengenal Klasifikasi Pegagan / Tingalahula

Menurut penjelasan dari Dalimartha (2003 : 149) kedudukan tanaman pegagan dalam klasifikasi tumbuhan adalah sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Sub kingdom : Tracheobionta / tanaman berpembuluh
  • Super divisi : Spermatophyta / menghasilkan biji
  • Divisi : Magnoliophyta / tumbuhan berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / berkeping dua / dikotil
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Apiales
  • Famili : Apiaceae
  • Genus : Centella
  • Spesies : Centella Asiatica (L) Urban

Baca juga : Cara Budidaya Kacang Panjang

Nama – Nama Daerah Tanaman Pegagan Yang Berbeda – Beda

  • Sumatera dikenal dengan beberapa nama seperti daun kaki kuda, aga, pegagan, pegaga, rumput kaki kuda, pagago ambun dan pugago.
  • Jawa / Sunda dikenal dengan nama pegagan, antanan gede, gagan – gagan, ganggangan, kerok batok, pantegowang, panigowang, rending, calingan rambat, cowet gompang, dan pacul gowang.
  • Sulawesi dikenal dengan nama pagaga, daun tungke – tungke, wisu – wisu, kisu – kisu dan cipubalawo.
  • Halmahera : kori – kori, daerah Maluku dengan sebutan kolotidi, emora dan sarowati, dan Nusa Tenggara dikenal dengan nama dogauke, gogauke, sandanan, serta bebele, paiduh, penggaga dan kelai lele.

Anatomi Dan Morfologi Tanaman Pegagan

Tanaman pegagan adalah tanaman yang merayap pada tanah, tidak berbatang, tinggi hanya mencapai 10 s/d 15 cm yang mana tanaman pegagan memiliki helaian daun hanya satu yang tersusun dalam roset akar dan terdiri atas 2 s/d 20 helai daun. Daun tanaman pegagan mempunyai warna hijau berbentuk cantik menyerupai kipas dengan permukaan daun licin dan bagian tepi daun melengkung ke dalam yang bergerigi dan berambut. Tulang daun tanaman pegagan berpusat di bagian pangkal dan tersebar ke ujung.

Daun tanaman pegagan memiliki diameter antara 1 s/d 7 cm dengan tangkai daun pegagan berbentuk seperti pelepah agak panjang berukuran antara 5 s/d 7 cm tergantung pada kesuburan media tanam. Tangkai daun tanaman ini beralur dan pada bagian pangkalnya terdapat daun sisik yang sangat pendek, licin, tidak berbulu, sama dengan pangkal tangkai daunnya.

Tangkai bunga tanaman pegagan sangat pendek keluar dari ketiak daun yang mana tangkai bunga tanaman pegagan tersusun dalam rangkaian mirip dengan payung berwarna putih agak kemerahan. Tanaman ini mempunyai jumlah tangkai bunga sekitar 1 s/d 5 dengan bunga tanaman pegagan berbentuk bundar bergerombol agak lonjong dan cekung serta runcing menuju ke ujung dengan ukuran yang kecil – kecil. Tanaman pegagan ini memiliki kelopak bunga yang tidak bercuping serta tajuk bunga berbentuk bulat telur dan meruncing ke bagian ujung.

Buah tanaman ini memiliki ukuran panjang sekitar 2 s/d 2.5 mm dengan lebar 7 mm berbentuk lonjong dan pipih. Tanaman pegagan mempunyai akar rimpang dengan banyak akar membentuk rumpun yang mampu tumbuh di atas tanah dalam kondisi lembab berada pada ketinggian sekitar 1 – 2500 di atas permukaan laut.

Kandungan Tanaman Pegagan

Tanaman pegagan mengandung zat asiaticoside, thankunside, isothankunside, madecassoside, brahmaside, brahmic acid, meso – inosetol, centellose, carotenoids, garam, K, Na, Ca, Fe, vellarine, tannin, mucilage, resin, pectin, gula, protein, fosfos, dan vitamin B.

Manfaat Dan Khasiat Tanaman Pegagan Bagi Kesehatan

Tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat bagi orang dewasa dan manula, berkhasiat merevitalisasi pembuluh darah sehingga peredaran darah ke otak menjadi lancar, mengobati orang yang memiliki gangguan kejiwaan / stress / kelelahan mental, mengobati orang yang susah tidur, mengobati penyakit lepra, sebagai obat terapi untuk anak – anak penderita keterbelakangan mental dan anak hiperaktif, berguna untuk mengobati darah tinggi, mengobati flu, demam, batuk, sebagai obat penyakit kulit seperti bisul, berguna sebagai obat penyakit wasir dan peluruh kencing serta sebagai daya tahan tubuh.

Konsumsilah herbal tanaman pegagan ini dengan bijak dan disesuaikan dengan takaran.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman daun pegagan, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Jahe

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!