Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Belimbing

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Belimbing – Belimbing Manis adalah salah satu jenis buah – buahan meja yang memiliki nama latin Averrhoa Carambola termasuk ke dalam family Oxalidaceae dengan ordo Geraniales yang mana berdasarkan atas penelitian yang dilakukan dapat menjelaskan tentang klasifikasi dan morfologi.

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Belimbing
Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Belimbing

Klasifikasi Belimbing Secara Sederhana

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Tracheobionta / tumbuhan berpembuluh
  • Super divisi : Spermatophyta / menghasilkan biji
  • Divisi : Magniliopsyta / tanaman berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / berkeping dua / dikotil
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Geraniales
  • Famili : Oxalidaceae / suku belimbing – belimbingan
  • Genus : Averrhoa
  • Spesies : Averrhoa Carambola L.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Labu Siam

Tentang Morfologi Tanaman Belimbing

1. Akar / Radix

Morfologi Tanaman Belimbing pada akar pada tanaman belimbing bercabang – cabang berbentuk kerucut panajng dan tumbuh lurus ke bawah tanah, namun tidak memiliki stipula.

Perakaran yang dimaksud terdiri dari pangkal akar, ujung – ujung akr, batang akar, cabang akr, serabut akar dan bulu serta tudung akar. Sistem perakaran tanaman sangat kuat sehingga mampu menembus permukaan tanah hingga dalam.

Perakran ini bermanfaat untuk menyokong tanaman lalu menyerap zat – zat atau unsur hara yang ada di dalam tanah.

2. Batang / Caulis

Batang dari tanaman belimbing bersifat kuat, kasar dan berkayu yang mana batang yang dimaksudkan mempunyai bentuk rata – rata bulat dengan panjang dapat mencapai kira – kira 10 meter bahkan lebih dengan kondisi tumbuh tegak mengarah ke atas.

Batang tanaman ini dilengkapi dengan percabangan yang banyak sehingga mampu untuk dijadikan sebagai tanaman yang berfungsi sebagai tanaman peneduh / tanaman teduh.

3. Daun / Folium

Daun pada tanaman belimbing bersifat tunggal dengan bentuk bulat oval memanjang, berwarna kehijauan muda hingga tua.

Daun belimbing ini mempunyai permukaan datar, bertangkai pendek serta memiliki pertulangan atau urat di dalam daun yang dimaksudkan.

Daun ini bermanfaat untuk berbagai menyimpan cadangan makanan untuk keseluruhan tanaman.

4. Bunga / Flos

Bunga tanaman belimbing adalah bersifat majemuk dengan memiliki alat kelamin ganda yang terdapat di dalam benang sari pendek dan putik yang panjang.

Bunga belimbing ini tumbuh pada bagian ketiak daun atau batang tua dengan mahkota yang saling berlekatan.

Penyerbukan bunga ini dibantu dengan angin maupun binatang yang ada di sekitar tanaman belimbing.

5. Buah

Buah belimbing memiliki bentuk unik dan menarik yaitu memanjang dengan bentuk sempurna seperti bintang jika anda lihat dari bagian atas dan bawah.

Buah ini memiliki warna kehijauan jika masih mudah dan akan berubah warna menjai hijau kekuningan jika sudah matang (di pohon).

Daging buah berair, tebal berlapis lilin, lunak dan bercita rasa manis dengan sedikit rasa asam yang rata – rata buah berukuran sekitar 4 s/d 13 Cm.

6. Biji

Biji – biji buah belimbing berbentuk pipih berwarna cokelat muda yang terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan dalam tipis dan lunak serta lapisan dalam luar sangat kuat.

Di samping itu biji – biji ini dilapisi dengan cairan atau serat yang terdapat dan berasal dari dalam buah belimbing berwarna putih bersih.

Tanaman belimbing secara garis besar dapat diperbanyak dengan cara generatif melalui biji atau dengan cara yang telah diberikan pada panduan bersangkutan yang mana perlu untuk diketahui bahwa buah belimbing sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti mampu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah pembentukan radikal bebas, mengatasi kanker dan manfaat kesehatan lainnya.

Demikian kami mengulas dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman belimbing, semoga bermanfaat !

Baca Juga : Proses Pembentukan Gamet Betina

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!