Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kandungan dan Manfaat Singkong

Kandungan dan Manfaat Singkong – Singkong adalah memiliki peranan penting sebagai sumber makanan pokok bagi sebagian penduduk dunia, terutama negara-negara tropis di wilayah Amerika Selatan, Afrika, dan Asia. Lebih dari dua-pertiga dari total produksi tanaman ini digunakan sebagai makanan pokok bagi manusia.

Kandungan Singkong

Manfaat singkong bagi kesehatan dapat ditilik dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Singkong memiliki peran penting sebagai bahan pokok karena kandungan karbohidrat yang tinggi. Singkong juga mengandung beberapa senyawa bioaktif. Senyawa bioaktif adalah senyawa kimia yang dapat menjaga kesehatan tubuh manusia,

Manfaat Singkong Bagi Kesehatan

Singkong termasuk dalam sayuran akar atau umbi-umbian. Sebagian orang menggunakan akar untuk membuat obat. Manfaat singkong adalah dapat  sebagai menu diet bagi penderita diabetes. Singkong, ubi jalar, kentang, dan ubi memiliki kandungan vitamin C dan beta-karoten. Vitamin C berfungsi untuk melindungi sistem imunitas tubuh, mencegah penyakit kardiovaskular, hingga masalah kerutan di kulit. Sementara itu, beta-karoten merupakan antioksidan yang memiliki banyak fungsi seperti  mengurangi  risiko terbakar sinar matahari, gejala asma, mencegah kanker jenis tertentu, penyakit jantung, katarak, serta degenerasi makula terkait usia.

Selain manfaat singkong bagi kesehatan, Anda juga perlu memperhatikan beberapa fakta lain terkait tanaman yang satu ini.

  • Singkong diketahui sebagai makanan yang rendah protein, kualitas singkong juga lebih mudah rusak pasca-panen. Hal tersebut menjadikan singkong tidak baik disimpan terlalu lama.
  • Singkong mengandung zat kimia yaitu glikosida sianogen. Bahan kimia ini bisa melepaskan sianida di dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong harus disiapkan dengan benar sebelum dimakan agar tidak keracunan sianida.
  • Mengonsumsi singkong dengan teratur untuk makanan diet di masa kehamilan dan menyusui juga kurang aman. Hal tersebut dapat mengakibatkan cacat lahir dan memengaruhi fungsi tiroid pada bayi Anda.
  • Singkong juga dapat menurunkan jumlah yodium yang diserap oleh tubuh.
  • Mengonsumsi singkong bisa menurunkan kadar hormon tiroid.

Bagi sebagian orang, mengonsumsi singkong sesekali dalam jumlah normal serta dengan cara penyajian yang benar, seperti dikupas dan di cuci terlebih dahulu sebelum diolah, terbilang aman bagi tubuh. Jangan mengonsumsinya dalam keadaan mentah karena dapat menyebabkan meningkatkan risiko keracunan sianida.

Demikian artikel mengenai manfaat dan kandungan daun singkong semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi anda.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!