Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Faktor yang mempengaruhi Hari Lahir Pancasila

Faktor yang mempengaruhi Hari Lahir Pancasila – Pancasila merupakan ideologi dasar atau dasar negara Indonesia. Kata Pancasila diambil dari dua kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu kata Panca yang berarti lima dan sila yang berarti asas atau prinsip.

Faktor yang mempengaruhi Hari Lahir Pancasila
Faktor yang mempengaruhi Hari Lahir Pancasila

Pancasila dibuat dengan tujuan sebagai pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat di Indonesia.

Hari lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni setiap tahunnya. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi hari lahir Pancasila, simak uraian berikut ini.

Pembentukan BPUPKI

Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau dalam bahasa Jepang disebut dengan Dokuritsu Junbi Cosakai diresmikan pada 29 April 1945, sedangkan para anggotanya dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. BPUPKI memiliki tugas untuk menyelidiki hal penting dan menyusun rencana yang berkaitan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tugas yang dilakukan BPUPKI pada saat itu yaitu merumuskan dasar negara Indonesia. Sidang pertama ini dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai 1 Juni. Pada sidang pertama ada sekitar 12 anggota yang berpidato, termasuk M. Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir Soekarno. Ir Soekarno menyampaikan pidatonya pada tanggal 1 Juni dan memperkenalkan 5 sila yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Tanggal 1 Juni ini lah yang akhirnya diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Pembentukan Panitia Sembilan

Karena belum adanya kesepakatan dan perbedaan pendapat mengenai dasar negara, dibentuklah Panitia Sembilan yang diberi tugas untuk merumuskan dasar negara. Berikut adalah anggota-anggota dari Panitia Sembilan:

  • Ir Soekarno
  • Mohammad Hatta
  • Achmad Soebardjo
  • Yamin
  • Wahid Hasjim
  • Abdoel Kahar Moezakir
  • Abikusno TJokrosoejoso
  • Haji Agus Salim
  • A. Maramis

Panitia Sembilan mengadakan sidang untuk merumuskan dasar negara dan menghasilkan rumusan dasar negara RI yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Berikut adalah isi dari piagam Jakarta:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Meskipun begitu, rumusan dasar negara ini belum tuntas. Ada beberapa yagn harus ditinjau kembali, termasuk perubahan sila pertama menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Baca Juga :

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!