Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Nanas

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Nanas – Nanas merupakan buah yang dapat tumbuh di lingkungan tropis, seperti negara Indonesia. Di Indonesia, nanas banyak dimanfaatkan untuk membuat keripik, asinan buah, selai roti, maupun langsung dikonsumsi. Kandungan vitamin C dalam buah nanas ternyata juga berfungsi untuk perbaikan jaringan-jaringan di dalam tubuh. Buah dengan nama latin Ananas comosus (L.) Merr sudah berhasil dipasarkan oleh Indonesia ke berbagai negara hingga mencapai berat 200 juta ton.

Budidaya nanas tentunya banyak dilakukan di Indonesia, khususnya wilayah Lampung, Jawa Timur, Jambi, dan wilayan lainnya. Selain dapat diolah menjadi berbagai macam produk yang sehat, termasuk menjadi olahan susu rasa nanas, buah nanas juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Budidaya buah nanas pada umumnya sama dengan proses budidaya buah lainnya. Dimulai dari tahap pembibitan, pemindahan tanaman, perawatan tanaman agar terhindar dari hama, gulma, maupun penyakit nanas yang dapat membuat tanaman mati, banyaknya komposisi air yang akan diberikan dalam satu lahan, proses pemupukan, dan juga perawatan lainnya hingga masa panen tiba.

Membahas mengenai hal tersebut, buah nanas kerap kali rusak atau bahkan mati disebabkan karena hama dan juga penyakit. Hama dapat diartikan sebagai hewan atau organisme yang dapat merusak tanaman nanas, seperti : tikus, serangga, siput, dll. Sementara itu, penyakit pada tanaman dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana tanaman nanas pertumbuhannya terhambat, karena bakteri, virus, maupun jamur.

Dampak yang diberikan oleh hama maupun penyakit tanaman untuk budidaya tanaman nanas, tentunya akan merugikan petani. Untuk itu, sebelum melakukan budidaya tanaman nanas ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu jenis hama dan tanaman yang sering mengganggu hingga merusak tanaman nanas dan cara pengendaliannya.

  1. Penggerek Buah Nanas

Penggerek buah merupakan hama dalam bentuk kupu-kupu berwarna cokelat. Kupu-kupu betina akan bertelur diatas daun tanaman nanas, kemudian telur tersebut akan berubah menjadi larva yang memakan buah dan menimbulkan kondisi bolong-bolong pada buah tersebut. Jika hal ini dibiarkan, maka buah akan menjadi busuk hingga mati. Pada buah nanas  yang dihinggapi oleh larva penggerek buah, selain ditandai dengan lubang pada buah, maka ditandai juga dengan keluarnya getah dari buah nanas.

Pengendalian secara ilmiah dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lahan nanas, kemudian membuang buah nanas yang sudah terkena larva penggerek buah. Hal ini dilakukan agar larva tersebut tidak menyebar ke buah nanas yang lainnya. Untuk pengedalian secara kimia dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida Basudin 60 EC sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

  1. Thrips

Thrips merupakan hama yang berwarna coklat dengan panjang mencapai 1,5 mm. Hama ini memiliki mata yang besar dan bekerja dengan cara menghisap cairan daun tanaman nanas, sehingga pada daun tersebut terdapat bintik-bintik berwarna perak yang juga menghambat pertumbuhan tanaman nanas.

Hama dengan nama latin Holopathrips ananasi da Costalima dapat ditangani dengan dua cara, yaitu cara alami dan cara kimia. Untuk cara alami, maka dianjurkan untuk menjaga kebersihan lingkungan tanaman nanas serta melakukan penyiangan tanaman secara rutin. Sementara itu, untuk cara kimia dapat digunakan semprotan insektisida Mitac 200 EC sesuai dengan dosis yang dianjurkan, berfungsi untuk membuat lahan menjadi steril.

  1. Busuk Pangkal

Ada ragam penyakit yang dapat merusak tanaman nanas, salah satunya yang paling sering dialami oleh mereka yang melakukan budidaya tanaman adalah penyakit busuk pangkal. Busuk pangkal merupakan penyakit yang diakibatkan oleh kehadiran cendawan Thielaviopsis paradox hohn. Penyakit ini akan semakin parah jika kondisi tanaman tidak sehat, seperti adanya luka pada tanaman nanas. Penyakit ini bekerja dengan cara mebaut pangkal buah, daun, batang, hingga bibit menjadi lunak, berwarna coklat atau hitam, serta berbau busuk yang juga ditandai dengan adanya bercak berwarna putih-kekuningan pada bagian yang terkena penyakit.

Penanganan penyakit ini juga dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu cara alami dengan pemilihan bibit yang sehat, menanam bibit pada musim yang kering / panas, serta jika bibit sudah terdapat luka maka bibit tersebut dapat disimpan hingga sembuh.  Sementara itu, penanganan kimia dilakukan dengan cara merendam bibit pada larutan Benlate atau larutan fungisida dengan bahan aktif benzimidazole.

4. Layu Nanas

Pada pembahasan awal telah dijelaskan bahwa penyakit pada tanaman salah satunya diakibatkan oleh virus. Penyakit layu nanas adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Pineapple Mealybug Wilt-associated Virus (PMWAV). Penyakit ini bekerja dengan cara membuat akar tanaman nanas menjadi lemah, disebarkan melalui kutu berwarna putih serta semut api. Penyakit ini membuat tanaman kesulitan melakukan transportasi air dari tanah ke bagian-bagian tanaman serta tidak mampu berbuah karena kurangnya nutrisi pada tanaman.

Pada bagian daun, penyakit ini membuat warna daun menjadi kuning lalu berubah menjadi merah, hingga layu dan mati. Pada bagian akar, penyakit layu nanas akan membuat akar berwarna coklat hingga hitam dan akhirnya mengakibatkan perhentian pertumbuhan akar tanaman nanas.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit layu nanas. Dengan cara alami dilakukan melalui kebersihan tanaman nanas yang baik, mencabut kemudian membakar akar tanaman yang sudah terinfeksi, membersihkan gulma secara berkala pada lahan tanaman nanas. Selanjutnya, penanganan secara kimia dapat dilakukan dengan merendam bibit dalam suhu air panas sekitar 58 derajat celcius, merendam bibit dengan larutan insektisida organofosfat sekitar 30 menit sebelum ditanaman, dan memilih bibit yang steril dari hama atau virus.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai acuan untuk mengatasi hama maupun penyakit yang sering menyerang tanaman nanas.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!