Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

4 Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan

Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan – Kepuasan pelanggan merupakan hal yang sangat penting dalam transaksi bisnis. Maka dari itu, cara mengukur kepuasan pelanggan harus dipelajari sejak dini. Karena dengan ketepatan penghitungan, perkembangan perusahaan juga bisa dideteksi.

4 Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan
4 Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan

Strategi mengukur kepuasan pelanggan sangat banyak. Semuanya harus dipelajari supaya dalam aktivitasnya tidak menimbulkan kesalahan. Maka dari itu, perlu pelatihan khusus untuk yang masih awam. Sedangkan bagi perusahaan yang sudah mandiri, silakan dilakukan saja.

1. Hitung Jumlah Keluhan dan Saran

Setiap transaksi penjualan dan pembelian pasti ada masalah yang muncul di pihak pelanggan. Maka dari itu, perusahaan yang baik, selalu menerima masukan dan saran dari orang lain.

Ini juga bisa menjadi strategi mengukur kepuasan konsumen. Jika terlalu banyak saran, berarti produk kurang memuaskan karena masih ada yang perlu ditingkatkan.

Sedangkan teknik yang bisa dipakai sangat banyak. Diantaranya adalah membuat kotak saran di lobi perusahaan atau menerima informasi keluhan dan saran melalui phone center perusahaan. Mengunggah informasi di media sosial juga baik dan berguna.

2. Melakukan Simulasi Bisnis (Ghost Shopping)

Cara mengukur kepuasan pelanggan selanjutnya adalah lakukan simulasi penjualan. Caranya ialah angkat beberapa orang untuk bertindak sebagai pembeli. Lalu pastikan mereka jujur dengan pendapat mereka mengenai produk yang telah mereka dapatkan.

Simulasi yang disebut ghost shopping ini, bisa menjadi acuan apakah produk akan disukai masyarakat atau tidak. Selain itu, teknik ini juga bisa dipakai untuk menentukan batas persaingan dengan perusahaan yang lain. Sekaligus menentukan cara terbaik dalam melayani konsumen.

3. Analisis Alasan Pelanggan Tak Lagi Belanja

Jika ingin mengetahui kadar kepuasan konsumen pada layanan dan produk, silakan lakukan konsultasi langsung dengan pelanggan yang sudah berhenti membeli produk.

Korek habis keterangan dari mereka, alasan mengapa mereka menghentikan kerjasama bisnis tersebut. Lalu, jadikan sebagai bahan evaluasi.

4. Meminta Testimoni Pelanggan

Solusi yang terakhir ini identik dengan permintaan testimoni dari konsumen pasca membeli produk. Artinya, setelah produk dibeli, silakan tanyakan bagaimana tanggapan pengguna pada barang tersebut. Apakah senang atau sebaliknya.

Selain itu, jangan lupakan pula saran konsumen untuk produk. Karena ini berguna bagi produksi barang yang akan datang.

Cara mengukur kepuasan pelanggan adalah hal yang penting. Maka dari itu, setiap materinya harus diketahui sejak dini. Supaya ketika bisnis sudah dijalankan, Anda tinggal menerapkan.

Baca Juga : Jenis dan Contoh Waralaba

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!