Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Budidaya Jamur Tiram

Cara Budidaya Jamur Tiram – Jamur tiram menjadi salah satu makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Untuk Anda yang hendak berwirausaha, budidaya jamur tiram bisa menjadi salah satu pilihan untuk Anda.

Jamur tiram banyak disukai karena rasanya yang cukup nikmat dan kandungan gizinya. Selain itu juga kini jamur tiram bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan hingga olahan makanan ringan. Hal itu membuat banyak yang menjadikan budidaya jamur tiram sebagai pilihan berwirausaha.

Jika Anda ingin memulai budidaya jamur tiram, perlu untuk  mengetahui seluk-beluk tentang cara pembudidayaan jamur tiram ini. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.

Bagaimana langkah awal membudidayakan jamur tiram?

Dalam budidaya jamur tiram Anda harus mengetahui langkah awal yang harus ditempuh dalam budidaya jamur tiram. Hal ini nantinya akan membantu anda mempermudah menerapkan  langkah berikutnya dalam pembudidayaan jamur tiram.

  1. Menentukan Jenis Jamur Tiram yang akan Dibudidayakan

Dalam pembudidayaan jamur tiram salah satu hal yang penting adalah Anda perlu memahami dan mengetahui jenis-jenis jamur tiram yang bisa dibudidayakan. Jenis-jenis jamur tiram dapat diketahui  dengan membaca terlebih dahulu di internet/buku kemudian memastikannya di tempat Anda mencari bibit jamur.

  1. Memilih Bibit Jamur Tiram

Dalam budidaya jamur tiram tergantung pada bibit jamur yang akan Anda budidayakan. Bibit jamur yang dipilh harus yang berkualitas. Dalam pemilihan bibit  tidak bisa asal-asalan karena kesalahan dalam pemilihan bibit akan berdampak pada  kegagalan panen sehingga Anda akan merugi.

Anda  bisa membeli bibit yang berkualitas ke petani jamur atau instansi penyedia bibit jamur yang sudah dikenal kualitasnya.

  1. Menyiapkan Ruang Budidaya

Langkah selanjutnya adalah, mempersiapkan kumbung atau rumah jamur agar Anda lebih mudah dalam perawatan bibit jamur. Biasanya kumbung yang digunakan berupa sebuah bangunan yang diisikan baglog jamur. Dan yang terpenting adalah kelembaban didalam ruangan harus dijaga.

  1. Menyiapkan Media Tanam Jamur Tiram

Biasanya, para petani jamur menyiapkan media tanam jamur berupa baglog-baglog yang diisi dengan media serbuk gergaji dan dibungkus silinder serta salah satu ujungnya diberi lubang. Apabila Anda masih pemula, tidak perlu khawatir karena baglog ini bisa dibeli  di pembudidaya jamur tiram lain. Kemudian  baglog disusun  dalam rak dan diletakan secara vertikal atau horizontal.

Kapan jamur tiram bisa dipanen?

Sebelum Anda melakukan panen, dalam 1-2 minggu penutup baglog perlu dibuka menggunakan miselium agar jamur-jamur bisa keluar dari lubang yang Anda buka. Dengan demikian, panen jamur tiram bisa dilakukan kurang dari satu bulan setelah pemasangan baglog didalam kumbung sebagai tempat budidaya tadi. Apabila Anda melakukan perawatan jamur ini dengan baik, panen dapat dilakukan hingga 5-8 kali sehingga Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih.

Anda dapat melakukan pemanenan saat jamur tiram tersebut mulai mekar dan membesar serta ujung-ujung jamur tersebut telah nampak runcing. Anda juga perlu memperhatikan masa panen karena hal ini akan mempengaruhi hasil panen.  Hal itu tentunya untuk menghindari jamur tiram Anda keburu layu serta berubah warna agak kuning kecoklatan dan tudungnya pecah saat Anda melewatkan masa panen walau hanya setengah hari saja.

Baca Juga :

Bagaimana Anda berminat untuk berwirausaha dengan budidaya jamur tiram?, semoga penjelasan diatas bermanfaat.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!