Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Budidaya Tanaman Nanas

Budidaya Tanaman Nanas – Tanaman nanas adalah tanaman buah tropis yang berasal dari negara Brazil. Buah nanas memiliki ciri khas di bagian kulitnya yang bersisik dan daging buahnya yang berwarna kuning terang. Daun tanaman nanas juga berbeda dari daun tanaman pada umumnya, yaitu panjang meruncing.

Budidaya Tanaman Nanas
Budidaya Tanaman Nanas

Buah nanas banyak memiliki manfaat, antara lain dapat melawan radikal bebas karena mengandung banyak nutrisi dan vitamin C, menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan kadar lemak, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah terbentuknya sel kanker, menyehatkan mata dan masih banyak lagi. Karena memeiliki banyak manfaat, banyak masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman nanas.

Cara Budidaya Tanaman Nanas

  1. Pembibitan

Proses pembibitan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Tetapi untuk mempercepat proses pembuahan biasanya digunakan pembibitan vegetatif karena lebih cepat dan menguntungkan dibanding secara generatif. Pembibitan vegetatif dapat dilakukan dengan stek batang atau dengan tunas batang.

  1. Persiapan Lahan

Persiapan lahan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan bersamaan dengan proses penyemaian benih agar proses penyemaian dan pembibitan dapat selesai secara bersamaan. Persiapan lahan dapat dilakukan dengan membuat bedengan dan pengapuran.

Pembuatan bedengan berfungsi untuk memudahkan sistem drainasi. Bedengan dibuat dengan berukuran lebar, yaitu sekitar 80 – 120 cm, tingginya 30 – 40 cm dan jarak antar tiap bedengan berkisar 90 – 150 cm. Sedangkan untuk pengapuran berfungsi untuk menyeimbangkan kadar pH tanah. Karena, syarat tanaman nanas agar dapat tumbuh sempurna  adalah memiliki pH tanah antara 4,5 – 5,5. Pengapuran dapat dilakukan dengan menggunakan bahan Calcit, Zeagro, Dolomit dan bahan kapur pertanian lainnya dengan dosis yang disesuaikan dengan pH tanah.

  1. Penanaman

Proses penanaman dapat dilakukan dengan cara berikut :

  1. Membuat lubang pada tanah dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm sesuai dengan jarak tanam antara 40 x 60 cm atau 60 x 80 cm.
  2. Penanaman bibit dapat dilakukan sampai kedalaman 3-5 cm bagian pangkal batang dapat tertimbun tanah.
  3. Memindahkan dan menanam bibit nanas pada lubang tanam, masing-masing satu bibit atau benih untuk tiap lubang tanam.
  4. Memadatkan kembali tanah di sekitar pangkal bibit, agar tanaman tidak mudah roboh dan agar tanaman memiliki kontak langsung dengan air tanah.
  5. Melakukan penyiraman hingga tanah lembab dan basah, namun jangan sampai banjir.
  6. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman nanas dapat dilakukan dengan rutin menyirami tanaman terutama pada saat musim kemarau dan memberikan pupuk pada saat usia tanam mencapai 2-3 bulan dan dilanjutkan dengan tempo 3-4 bulan sekali hingga tanaman berbunga dan berbuah. Selain itu, penggemburan tanah juga diperlukan agar akar tanaman dapat tumbuh sempurna.

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!